Belajar Ruby : Memahami Control Flow dalam Ruby

Memahami Control Flow dalam Ruby, Di setiap bahasa pemrograman akan selalu memiliki Control Flow untuk pengkondisiannya dan hal ini berlaku juga untuk Ruby karena itu kali ini akan dibahas kali ini adalah mengenai apa saja Control Flow dalam Ruby.

Control Flow dalam Ruby

Dengan adanya Control Flow memberikan fleksibelitas dalam bahasa pemrograman ruby yang dibutuhkan karena kita dapat memilih berbagai macam output tergantung dari input user atau hasil output merupakan hasil dari proses yang terjadi dari program yang dibuat.

PENGKONDISIAN DI RUBY

Memahami IF…else

if

If di Ruby berfungsi untuk membuat ekpresi, yang berfungsi menentukan kalimat untuk diperiksa kondisinya yang bernilai benar atau salah. jika ekpresi bernilai benar/true, maka ruby akan menjalankan perintah/kode yang ada di dalam blok if. sebaliknya jika ekpresi bernilai salah/false, maka ruby tidak akan menjalankan perintah tersebut.

berikut ini adalah contoh kode IF di bahasa pemrograman ruby :

if…else

selanjutnya kondisi IF…Else , else merupakan perintah lanjutan yang dapat kita gunakan jika suatu kondisi tidak berisi nilai true, maka akan melanjutkan ke baris perintah yang ada di else.

contoh kodenya seperti berikut ini :

kode diatas menjelaskan jika nilai 1 lebih besar dari nilai 2 maka jalankan perintah print “I wont get Printer because one is less than two” dan jika bukan maka menjalankan perintah lainnya.

if…elsif…

ekpresi if dengan pengkondisian lebih dari 2 dapat menggunakan if…elseif… Jika ekpresi ini kamu dapat membuat pengkondisian sebanyak yang dibutuhkan. contoh kodenya sebagai berikut

Unless

Unless memiliki arti kalau tidak yang biasa digunakan untuk memeriksa yang memiliki nilai false dibanding dengan nilai true. kondisi ini terbalik dengan ekpresi if..else. kodenya seperti ini

kode diatas akan menjalankan perintah puts “time to eat!” jika hungry bernilai true dan sebaliknya.

OPERATOR DI RUBY

Equal dan Not Equal

dalam bahasa indonesianya “sama dengan”. kita bahas ini karena “sama dengan” telah kita gunakan untuk membuat variabel “=” ( baca disini : Membuat Program Sederhana Ruby ).

Operator ini biasanya akan kita gunakan untuk membandingkan antara dua nilai. untuk itu kita akan menggunakan operator “==” untuk melakukan tugas tersebut. contoh kode menggunakan equal

dan satu lagi adalah Not Equal atau “tidak sama dengan” yang merupakan kebalikan dari Equal, untuk membandingkan 2 nilai dengan ketentuan tidak harus sama. Contoh Kodenya Seperti Berikut ini :

Less Than dan Greater Than

Less Than ( Kurang Dari ) dan Greater Than ( Besar Dari ), operator ini akan digunakan untuk membandingkan sebuah nilai dengan tipe data number. Operator ini terdapat 4 macam Simbol yaitu :

  • Kurang Dari : <
  • Kurang Dari Sama Dengan : <=
  • Lebih Besar Dari : <
  • Lebih Besar Dari Sama Dengan : <=

Contohnya Seperti Kode Berikut Ini

 

And, Or, Not

Selanjutnya Operator Boolean yang biasa digunakan di Ruby ada 3 macam yaitu :

  • And ( && )
  • Or ( || )
  • Not ( ! )

Contoh Kode :

Demikian Belajar Ruby : Memahami Control Flow dalam Ruby, Semoga Bermanfaat apabila belum mengerti harap bertanya pada kolom komentar. terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *